/var/www/ftk/app/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?)" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?) order by b.last_update desc limit 10 offset 10" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "8%" ]
Sinopsis: Setiap langkah kaki yang menyusuri jalan-jalan kehidupan, akan meninggalkan jejak-jejak yang terserak di setiap detik yang berlalu, di setiap tempat yang dituju, di setiap kata yang didengar, di setiap bentuk yang dilihat, dan di setiap perbuatan yang dilakukan. Jejak-jejak tersebut akan menjadi kenangan, pemikiran, sekaligus renungan. Pada langkah yang kesekian, sepahit atau semanis …
Sinopsis: Setiap langkah kaki yang menyusuri jalan-jalan kehidupan, akan meninggalkan jejak-jejak yang terserak di setiap detik yang berlalu, di setiap tempat yang dituju, di setiap kata yang didengar, di setiap bentuk yang dilihat, dan di setiap perbuatan yang dilakukan. Jejak-jejak tersebut akan menjadi kenangan, pemikiran, sekaligus renungan. Pada langkah yang kesekian, sepahit atau semanis …
Sinopsis: Terminal, bandara, pelabuhan, stasiun: Tempat persinggahan, keberangkatan, perhentian. Ada banyak kisah tentang pertemuan dan perpisahan. Tentang orang-orang yang menanam kakinya di sana. Mereka yang berbagi luka dan cinta. Tentang rindu yang diam-diam dipendam. Tempat yang selalu ingar bingar, tetapi juga melesapkan sepi yang menggerogoti jiwa—tanpa suara. Seorang lelaki menapak ti…
Tidak perlu ada mata hati, hanya perlu naruli, sedikit basa - basi, lalu nafsu alami yang akan membawa pergi menuju tempat yang tidak pernah memberi janji, tapi selalu memenuhi hasrat diri. Mencintai kamu menyenangkan. Dicintai kamu menyempurnakan. Cinta kita adalah kesempurnaan yang sedang bersenang - senang. Mungkin yang pernah aku pikirkan tentang kamu keliru, mungkin apa yang pernah kamu in…
Sinopsis: Seberapa kerap kita menikmati petang? Di dalam petang seperti ada misteri. Tersimpan renungan yang terlelap di belakang kepala. Termasuk penggalan kisah cinta, pemahaman romansa, pengenalan diri, serta ke-aku-an yang kehadirannya terbiaskan hari-hari yang berlari. Lantaran itulah buku ini diberi nama Aku, Cinta, dan Petang. Berisi percakapan para perempuan peserta MORE Indonesia Schoo…
Buku laris yang fenomenal ini berlanjut saat Eva dan Gideon menghadapi hantu-hantu masa lalu, dan menerima konsekuensi dari gairah mereka... Sejak awal aku bertemu Gideon Cross, aku mengenali sesuatu yang kubutuhkan pada dirinya. Sesuatu yang tak bisa kutolak. Aku melihat jiwa yang rusak dan berbahaya dalam dirinya�sama seperti jiwaku. Aku tertarik pada bahaya itu. Aku membutuhkannya se…
Katastrofa Cinta Zaman yang bergerak membawa pengembaraan Astuti melewati ruang-ruang yang terus berganti. Sesak napasnya dalam kegelapan mata dan hati. Negeri matahari tak menyisakan cahaya, ia tetap dalam ruang gelap. Menjadi perempuan yang terus merayap. Karena pahlawannya ternyata lelaki yang lemah hati. Deraan terus mengamit langkah, Astuti harus berjibaku di ruang gelap lain. Turut berkec…